ADS
OLB365.com www.promosi365.com

Inilah Yang Pertama Kali Dipikirkan Cewek Saat Diajak Cowok Kenalan

Dibawah ini adalah beberapa reaksi para cewek jika tiba2 diajak kenalan sama cowok yang gak dikenal di tempat umum, exelroze.info cuman bisa buat segini aja. klo kamu pemikiran lain, share sama temen2mu di kotak komentar ya



Bila kenalan di tempat "out of nowhere"/entah-berantah :

Mau ngapain nih orang?
Jangan2 mau presentasi MLM
Kyanya gw mau dihipnotis nih
Bila yang diajak kenalan "cewek matre" :

Kira2 duit di kantongnya banyak gak ya?
Gak tau diri nih orang? (jika si cowok bertampang gembel)
Pasti anak pejabat (Jika penampilan si cowok modis abis)
Punya mobil gak nih orang?
Bila ngajak kenalan "cewek yang lagi sibuk" :

Mengganggu banget nih cowok!
Tak Sobek2 mulutmu ya! Minggir!
Bila ngajak kenalan "cewek pemikir" :

Entar kalau gw tolak, ntar dianggap sombong lagi
Entar kalau gw terima, jangan2 dia punya niat buruk sama gw
Entar kalau kenalan, kira-kira cowok ini tipe gw gak sih?
Entar kalau kenalan, terus gw akhirnya jadian, trus gw nikah, apakah nih cowok adalah pria yang bertanggung jawab terhadap keluarganya?
Bila yang diajak kenalan "cewek cantik dan s3ksi" :

Mau dong diajak kenalan (Jika cowoknya ganteng)
PD HIDUP nih orang! gak punya kaca apa dirumah? (Jika Cowoknya muka pas2an)

hasil pikiran diatas hanya sebuah ilustrasi dan tidak mewakili semua cewek. bagi kamu para cowok, gak baik lho ngajak cewek kenalan di tempat umum, apalagi hanya karena berpapasan dijalan, jika kamu memang cowok gentle, perlihatkan sopan santun kamu terhadap cewek.. Ok bro..

dan pesan untuk kamu para cewek, jika ada cowok kya gitu dijalan, gak usah dihirauin.. cuekin aj sampe dower.. ingat jika seorang cowok gak dikenal tiba2 ngajak kamu kenalan yang entah dari mana datangnya, tak mungkin dia hanya mengajak kamu berteman saja.. kecuali kamu dikenalin sama temen yang udah kamu kenal.. be ware sist.. penjahat k3l4min bertebaran dimana..
[apasih]
02.53 | 0 komentar | Read More

Memahami fenomena Kepribadian Ganda

Mungkin tidak ada orang yang benar-benar bisa memahami masalah kepribadian ganda. Sebelum abad ke-20, gejala psikologi ini selalu dikaitkan dengan kerasukan setan. Namun, para psikolog abad ke-20 yang menolak kaitan itu menyebut fenomena ini dengan sebutan Multiple Personality Disorder (MPD). Berikutnya, ketika nama itu dirasa tidak lagi sesuai, gejala ini diberi nama baru, Dissociative Identity Disorder (DID).

DID atau kepribadian ganda dapat didefinisikan sebagai kelainan mental dimana seseorang yang mengidapnya akan menunjukkan adanya dua atau lebih kepribadian (alter) yang masing-masing memiliki nama dan karakter yang berbeda.

Mereka yang memiliki kelainan ini sebenarnya hanya memiliki satu kepribadian, namun si penderita akan merasa kalau ia memiliki banyak identitas yang memiliki cara berpikir, temperamen, tata bahasa, ingatan dan interaksi terhadap lingkungan yang berbeda-beda.

Walaupun penyebabnya tidak bisa dipastikan, namun rata-rata para psikolog sepakat kalau penyebab kelainan ini pada umumnya adalah karena trauma masa kecil.

Untuk memahami bagaimana banyak identitas bisa terbentuk di dalam diri seseorang, maka terlebih dahulu kita harus memahami arti dari Dissociative (disosiasi).

Disosiasi
Pernahkah kalian mendapatkan pengalaman seperti ini: Ketika sedang bertanya mengenai sesuatu hal kepada sahabat kalian, kalian malah mendapatkan jawaban yang tidak berhubungan sama sekali.

Jika pernah, maka saya yakin, ketika mendapatkan jawaban itu, kalian akan berkata "Nggak nyambung!".

Disosiasi secara sederhana dapat diartikan sebagai terputusnya hubungan antara pikiran, perasaan, tindakan dan rasa seseorang dengan kesadaran atau situasi yang sedang berlangsung.

Dalam kasus DID, juga terjadi disosiasi, namun jauh lebih rumit dibanding sekedar "nggak nyambung".

Proses terbentuknya kepribadian ganda
Ketika kita dewasa, kita memiliki karakter dan kepribadian yang cukup kuat dalam menghadapi masalah-masalah kehidupan. Namun, pada anak yang masih berusia di bawah tujuh tahun, kekuatan itu belum muncul sehingga mereka akan mencari cara lain untuk bertahan terhadap sebuah pengalaman traumatis, yaitu dengan Disosiasi.

Dengan menggunakan cara ini, seorang anak dapat membuat pikiran sadarnya terlepas dari pengalaman mengerikan yang menimpanya.

Menurut Colin Ross yang menulis buku The Osiris Complex (1995), proses disosiasi pada anak yang mengarah kepada kelainan DID terdiri dari dua proses psikologis. Kita akan mengambil contoh pelecehan seksual yang dialami oleh seorang anak perempuan.

Proses Pertama: anak perempuan yang berulang-ulang mengalami penganiayaan seksual akan berusaha menyangkal pengalaman ini di dalam pikirannya supaya bisa terbebas dari rasa sakit yang luar biasa. Ia bisa mengalami "out of body experience" yang membuat ia "terlepas" dari tubuhnya dan dari pengalaman traumatis yang sedang berlangsung. Ia mungkin bisa merasakan rohnya melayang hingga ke langit-langit dan membayangkan dirinya sedang melihat kepada anak perempuan lain yang sedang mengalami pelecehan seksual. Dengan kata lain, identitas baru yang berbeda telah muncul.

Proses Kedua, sebuah penghalang memori kemudian dibangun antara anak perempuan itu dengan identitas baru yang telah diciptakan.

Sekarang, sebuah kesadaran baru telah terbentuk. Pelecehan seksual tersebut tidak pernah terjadi padanya dan ia tidak bisa mengingat apapun mengenainya.

Apabila pelecehan seksual terus berlanjut, maka proses ini akan terus berulang sehingga ia akan kembali menciptakan banyak identitas baru untuk mengatasinya. Ketika kebiasaan disosiasi ini telah mendarah daging, sang anak juga akan menciptakan identitas baru untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan pengalaman traumatis seperti pergi ke sekolah atau bermain bersama teman.

Salah satu kasus kepribadian ganda yang ternama, yaitu Sybil, disebut memiliki 16 identitas yang berbeda.

Menurut psikolog, jumlah identitas berbeda ini bisa lebih banyak pada beberapa kasus, bahkan hingga mencapai 100. Masing-masing identitas itu memiliki nama, umur, jenis kelamin, ras, gaya, cara berbicara dan karakter yang berbeda.

Setiap karakter ini bisa mengambil alih pikiran sang penderita hanya dalam tempo beberapa detik. Proses pengambilalihan ini disebut switching dan biasanya dipicu oleh kondisi stres.

Ciri-ciri pengidap kepribadian ganda
Ketika membaca paragraf-paragraf di atas, mungkin kalian segera teringat dengan salah seorang teman sekolah kalian yang suka mengubah-ubah penampilannya. Bagi kalian, sepertinya ia memiliki identitas yang berbeda.

Atau mungkin kalian teringat dengan salah seorang teman kalian yang biasa tersenyum, namun secara tiba-tiba bisa dikuasai oleh emosi. Ketika amarahnya meledak, kalian bisa melihat wajahnya tiba-tiba berubah menjadi seperti "serigala". Bagi kalian, sepertinya identitas baru yang penuh amarah telah menguasainya.

Apakah mereka pengidap DID?

Bagaimana cara kita mengetahuinya?

Jawabannya adalah pada identitas yang menyertai perubahan penampilan atau emosi tersebut.

Misalkan teman kalian yang suka mengubah penampilan atau sering mengalami perubahan emosi tersebut bernama Edward. Jika ia mengubah penampilan atau mengalami perubahan emosi dan masih menganggap dirinya sebagai Edward, maka ia bukan penderita DID.


Untuk mengerti lebih dalam bagaimana cara membedakannya, lihat empat ciri di bawah ini. Jika di dalam diri seseorang terdapat empat ciri ini, maka bisa dipastikan kalau ia mengidap DID atau kepribadian ganda.

Ciri-ciri tersebut adalah:

Harus ada dua atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda di dalam diri orang tersebut.
Kepribadian-kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut (Switching).
Ada ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berkenaan dengan dirinya yang terlalu luar biasa untuk dianggap hanya sebagai lupa biasa.
Gangguan-gangguan yang terjadi ini tidak terjadi karena efek psikologis dari substansi seperti alkohol atau obat-obatan atau karena kondisi medis seperti demam.
Dari empat poin ini, poin nomor 3 memegang peranan sangat penting.

98 persen mereka yang mengidap DID mengalami amnesia ketika sebuah identitas muncul (switching). Ketika kepribadian utama berhasil mengambil alih kembali, ia tidak bisa mengingat apa yang telah terjadi ketika identitas sebelumnya berkuasa.

Walaupun sebagian besar psikolog telah mengakui adanya kelainan kepribadian ganda ini, namun sebagian lainnya menolak mengakui keberadaannya.

Mereka mengajukan argumennya berdasarkan pada kasus Sybill yang ternama.

Kasus Sybil Isabel Dorsett
Salah satu kasus paling terkenal dalam hal kepribadian ganda adalah kasus yang dialami oleh Shirley Ardell Mason. Untuk menyembunyikan identitasnya, Cornelia Wilbur, sang psikolog yang menanganinya dan menulis buku mengenainya, menggunakan nama samaran Sybil Isabel Dorsett untuk menyebut Shirley.

Dalam sesi terapi yang dilakukan oleh Cornelia, terungkap kalau Sybil memiliki 16 kepribadian yang berbeda, diantaranya adalah Clara, Helen, Marcia, Vanessa, Ruthi, Mike (Pria), Sid (Pria) dan lain-lain. Menurut Cornelia, 16 identitas yang muncul pada diri Sybil berasal dari trauma masa kecil akibat sering mengalami penyiksaan oleh ibunya.

Kisah Sybil menjadi terkenal karena pada masa itu kelainan ini masih belum dipahami sepenuhnya. Bukunya menjadi best seller pada tahun 1973 dan sebuah film dibuat mengenainya.

Namun, pada tahun-tahun berikutnya, keabsahan kelainan yang dialami Sybil mulai dipertanyakan oleh para psikolog.

Menurut Dr.Herbert Spiegel yang juga menangani Sybil, 16 identitas yang berbeda tersebut sebenarnya muncul karena teknik hipnotis yang digunakan oleh Cornelia untuk mengobatinya. Bukan hanya itu, Cornelia bahkan menggunakan Sodium Pentothal (serum kejujuran) dalam terapinya.

Dr.Spiegel percaya kalau 16 identitas tersebut diciptakan oleh Cornelia dengan menggunakan hipnotis. Ini sangat mungkin terjadi karena Sybil ternyata seorang yang sangat sugestif dan gampang dipengaruhi. Apalagi ditambah dengan obat-obatan yang jelas dapat membawa pengaruh kepada syarafnya.

Kasus ini mirip dengan penciptaan false memory dalam pengalaman alien abduction yang pernah saya posting sebelumnya.

Pendapat Dr.Spiegel dikonfrimasi oleh beberapa psikolog dan peneliti lainnya.

Peter Swales, seorang penulis yang pertama kali berhasil mengetahui kalau Sybil adalah Shirley juga setuju dengan pendapat ini. Dari hasil penyelidikan intensif yang dilakukannya, ia percaya kalau penyiksaan yang dipercaya dialami oleh Sybil sesungguhnya tidak pernah terjadi. Kemungkinan, semua ingatan mengenai penyiksaan itu (yang muncul karena sesi hipnotis) sebenarnya hanyalah ingatan yang ditanamkan oleh sang terapis, Cornelia Wilbur.

Jadi, bagi sebagian psikolog, DID tidak lain hanyalah sebuah false memory yang tercipta akibat pengaruh terapi hipnotis yang dilakukan oleh seorang psikolog. Tidak ada bukti kalau pengalaman traumatis bisa menciptakan banyak identitas baru di dalam diri seseorang.

Menurut Dr.Philip M Coons:

"Hubungan antara penyiksaan atau trauma masa kecil dengan Multiple Personality Disorder sesungguhnya tidak pernah dipercaya sebelum kasus Sybil"Dengan kata lain, jika kasus Sybil hanyalah sebuah false memory, maka runtuhlah seluruh teori dissosiasi dalam hubungannya dengan kelainan kepribadian ganda. Ini juga berarti kalau kelainan kepribadian ganda sesungguhnya tidak pernah ada.

Perdebatan ini masih terus berlanjut hingga saat ini dan saya percaya kedua pihak memiliki alsan yang sama kuat. Jika memang DID benar-benar ada dan hanya merupakan gejala psikologi biasa, mengapa masih ada hal-hal yang masih belum bisa dijelaskan oleh para psikolog?

Misteri Dalam DID
Misalnya, ketika sebuah identitas muncul, perubahan biologis juga muncul di dalam tubuh sang pengidap. Kecepatan detak jantungnya bisa berubah, demikian juga suhu tubuhnya, tekanan darah dan bahkan kemampuan melihat.

Lalu, identitas yang berbeda bisa memiliki reaksi yang berbeda terhadap pengobatan. Kadang, pengidap yang sehat bisa memiliki identitas yang alergi. Ketika identitas itu menguasainya, ia benar-benar akan menjadi alergi terhadap substansi tertentu.

Lalu, misteri lainnya adalah yang menyangkut kasus Billy Milligan yang dianggap sebagai kasus DID yang paling menarik.

Billy adalah seorang mahasiswa yang dihukum karena memperkosa beberapa wanita. Dalam sesi pemeriksaan kejiwaan, ditemukan 24 identitas berbeda dalam dirinya.

Identitas yang mengaku bertanggung jawab atas tindakan pemerkosaan itu adalah seorang wanita. Identitas lain bernama Arthur yang merupakan orang Inggris dan memiliki pengetahuan luas.

Dalam interogasi, Arthur ternyata bisa mengungkapkan keahliannya dalam hal medis, padahal Billy tidak pernah mempelajari soal-soal medis. Menariknya, Arthur ternyata lancar berbahasa Arab. Bahasa ini juga tidak pernah dipelajari oleh Billy. Identitas lain bernama Regan bisa berbicara dalam bahasa Serbia Kroasia. Billy juga tidak pernah mempelajari bahasa ini.

Bagaimana Billy bisa berbicara dalam semua bahasa itu jika ia tidak pernah mempelajarinya?

Misteri ini belum terpecahkan hingga hari ini.

Kecuali tentu saja kalau kita menganggap Billy hanya mengalami kasus kerasukan setan dan tidak menderita DID.

sumber:
01.35 | 0 komentar | Read More

Perbedaan Dasar Antara Otak Kiri Dan Otak Kanan

Otak manusia terbelah dalam dua bagian. Kedua belahan otak bertanggung jawab silang, maksudnya belahan otak kanan bertanggung jawab terhadap tubuh bagian kiri dan sebaliknya.

Hal ini berarti bila otak kanan seseorang lebih dominan, maka orang tersebut cenderung menjadi kidal atau aktif dengan bagian tubuh kiri. Kedua belahan otak sangat identik tapi berbeda fungsi. Masing-masing otak berperilaku berbeda.

Otak adalah organ tubuh yang paling vital dan penting bagi kelangsungan hidup manusia. Jika manusia diibaratkan sebuah komputer, otak adalah prosesornya.

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem saraf pusat.

Otak manusia terbagi menjadi dua dan dibatasi oleh celah longitudinal. Celah longitudinal disebut juga dengan celah great longitudinal atau celah longitudinal cerebral merupakan alur dalam yang memisahkan kedua belahan otak manusia.

Ada keuntungan manusia memiliki otak yang terintegrasi. Dengan dua permukaan permukaan menjadi lebih luas, yang memungkinkan untuk pertumbuhan dan pendinginan. Dengan dengan dua belahan, otak menjadi memiliki fungsi masing-masing.

Otak belahan kiri dan belahan kanan memiliki fungsi masing-masing, berikut fungsi masing-masing belahan otak:

Otak belahan kiri
Otak kiri dicirikan dengan karakteristik yang berhubungan dengan kemampuan analisis, logis, urutan, objektif dan rasional. Dengan karakterisitik ini, orang yang dominan menggunakan otak kiri cenderung memiliki pendekatan rasional terhadap kehidupan.

Orang yang dominan otak kiri akan lebih tertarik dengan angka, kata-kata atau simbol. Dengan cara berpikirnya yang logis dan rasional, individu dengan dominansi otak kiri cenderung melakukan kemampuan analisa dengan baik. Misalnya dalam bidang teknik atau akutansi.

Orang dengan dominasi otak kiri berpengalaman dalam perencanaan, dan orang ini jarang sekali melakukan persiapan di saat-saat terakhir.

Otak belahan kanan
Di sisi lain, karakteristik yang terkait dengan otak kanan adalah intuitif, acak, subjektif, holistik (secara menyeluruh) dan sintesis. Dengan karakteristik ini, orang yang dominan dengan otak kanan cenderung lebih kreatif ketimbang orang yang dominan otak kiri.

Kenyataan bahwa orang dengan dominansi otak kanan lebih cenderung menyukai aspek visual, sehingga orang-orang tersebut jarang menanggapi masalah secara rinci.

Individu dengan dominansi otak kanan cenderung lebih kreatif dan intuitif, baik di bidang seni yang kreatif, maupun di bidang-bidang lainnya. Individu tersebut memiliki waktu yang tepat untuk memprioritaskan hal-hal yang sulit, karena sebagian besar keputusan yang dibuat pada saat terakhir.

Jika dua individu diberikan beberapa kasus, satu dengan dominansi otak kanan dan yang lainnya dengan dominansi otak kiri, orang dengan dominansi otak kanan akan mulai bekerja tanpa melalui manual instruksi. Sedangkan individu dengan dominansi otak kiri akan melakukannya melalui manual, memahami konsep, baru kemudian menangani kasus tersebut.
01.27 | 0 komentar | Read More

10 Tanda Teman Kerja Naksir Anda




Apakah belakangan ini seorang teman kerja selalu berada di dekat Anda? atau memberikan perhatian yang tidak biasa kepada Anda?

Ada 10 tanda teman kerja yang memang naksir dengan Anda. Namun perlu berhati-hati, kantor bukan tempat disko yang bisa seenaknya berkenalan dan mengumbar rasa suka. Ada beberapa peraturan tak tertulis yang harus dijalani, biasanya berhubungan dengan kesopanan. Perlu diingat juga Anda bisa jadi bahan pembicaraan karenanya.

1. Selalu Memandang
Pernahkah secara tidak disengaja Anda melihatnya sedang mencuri pandang ke arah Anda? Dan ketika Anda melihatnya balik, ia langsung salah tingkah, menundukkan wajah dan tersipu malu? Ia juga sering memerhatikan saat Anda berbicara dengan orang lain. Teman kerja yang sering tertangkap basah melakukan hal ini, menunjukkan gejala positif kalau dia naksir dengan Anda.

2. Kebetulan
Entah kenapa Anda dan dirinya seringkali mengalami kebetulan melakukan sesuatu yang bersamaan. Entah itu mengambil minum di pantry, mengantre menggunakan mesin foto kopi atau keluar makan siang di waktu yang bersamaan. Terkadang ia tidak sengaja bersentuhan bahu atau telapak tangan dengan Anda. Ia juga tidak segan-segan melakukan sentuhan di pundak atau punggung ketika Anda melontarkan lelucon.

3. Menghindar
Ada tipe orang yang ketika naksir seseorang, ia malah menghindari Anda. Salah tingkah yang berlebihan justru membuat ia 'kabur' jika tiba-tiba Anda berada di depannya, atau berada di dalam sebuah ruangan berduaan saja.

4. Bicara Keras
Ia bicara seperti biasa di depan orang lain, namun di depan Anda seketika suaranya lebih kencang. Hal ini dikarenakan ia ingin terlihat dominan di depan Anda. Kebanyakan justru pria tidak sadar saat melakukan hal ini karena rasa grogi terhadap Anda.

5. Menemani & Menolong
Ia selalu bersukarela menolong atau melakukan apa saja untuk Anda dalam berbagai kesempatan. Ia pun tak segan-segan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan pekerjaan kantor Anda. Sebisa mungkin ia ingin selalu cepat berkomunikasi, mulai dari meminta nomor ponsel, pin bb, alamat YM dan e-mail Anda pasti ingin dimilikinya.

6. Istirahat
Jam istirahat untuk makan siang selalu diinfokannya kepada Anda. Mengajaknya keluar makan siang bersama teman-temannya atau sebaliknya menjadi sebuah rutinitas yang dilakukannya kepada Anda. Ia pun terlihat kecewa jika Anda selalu menolak dan memilih untuk pergi istirahat bersama teman kerja lainnya.

7. Penasaran dengan Status Anda
Teman kerja Anda sering menyampaikan kepada bahwa seorang pria sering menanyakan kabar Anda, atau apa status percintaan Anda. Ia juga tak ragu bertanya tentang apa yang Anda lakukan setelah jam kerja berakhir. Tak lama kemudian ia tak ragu menghampiri Anda dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan secara langsung.

8. Mencari Perhatian
Masih ingatkah Anda masa remaja dulu, ketika seorang anak ingin diperhatikan, maka ia cenderung membuat onar atau kebandelan. Taktik ini terulang kembali ketika seseorang beranjak dewasa namun dalam konteks yang berbeda. Mungkin saja ia terkesan 'rese' dan mengganggu, padahal niatnya hanya ingin Anda beraksi terhadap dirinya.

9. Berakting Sibuk
Jika wanita memainkan kukunya saat ia diperhatikan, maka pria akan berakting sibuk saat mengetahui wanita yang disukainya sedang memerhatikannya. Ia akan berpura-pura berbicara dengan rekan kerjanya, padahal ia hanya berusaha tidak tampil grogi dan ingin Anda melihatnya penuh percaya diri.

10. Ekspresi Wajah
Saat ia mengobrol dengan Anda, meskipun tidak ada yang lucu atau menggembirakan, wajahnya selalu tersenyum senang. Matanya pun berbinar-binar memandangi Anda. Hal ini tidak diragukan lagi, ia naksir Anda.

Perlu diingat, jika Anda memang berniat untuk memulai hubungan yang lebih dekat. Pertimbangkanlah banyak hal, seperti apakah dia atasan atau bawahan Anda. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti menjadi bahan obrolan orang banyak di lingkungan kantor.
00.26 | 0 komentar | Read More

4 Tanda Mantan Kekasih Masih Mencintai kamu


Mantan masih sering menelepon, atau selalu berusaha membantu kamu saat ada masalah? Ada kemungkinan, dia masih mencintai kamu dan berharap jalinan asmara kalian bisa tersambung lagi.

Tapi bukan itu saja, masih ada dua faktor lain yang bisa menkamukan mantan masih sayang dan peduli. Semakin banyak kamu menemukan tanda-tandanya, semakin besar kemungkinannya.

Katie W., pengasuh situs cinta 'How to Get Your Love Back' menjabarkan empat hal yang menjadi pertanda mantan masih menyayangi kamu, seperti dikutip dari Loving You.

1. Berusaha Mencari Alasan untuk Menghubungi kamu
Jika mantan selalu punya alasan untuk mengirim pesan teks, menelepon atau bertemu, ada kemungkinan dia masih sayang dan memikirkan kamu. Dia punya sejuta cara untuk berkomunikasi, seperti meminta pendapat mengenai suatu hal, meminjam barang dari kamu, atau menanyakan barang yang pernah diberikannya untuk kamu. Keinginannya untuk selalu dekat bisa jadi tkamu kalau dia masih nyaman berada di dekat kamu.

2. Dia Selalu Bersedia Membantu kamu
Mantan masih jadi orang yang bisa diandalkan saat kamu memerlukan bantuan? Jika ya, kemungkinan besar dia masih mengharapkan kamu kembali, atau setidaknya masih punya rasa sayang. Bantuan yang dia berikan bukanlah selalu berupa hal-hal kecil, tapi lebih pada memberikan dorongan atau solusi saat kamu ditimpa masalah berat. Dia tahu saat kamu sedang banyak persoalan dan bisa selalu jadi tempat untuk curhat.

3. Tak Segan Membicarakan Masa Depan
Walaupun statusnya sudah mantan, dia seolah tidak ada keraguan membicarakan masa depan dan 'melibatkan' kamu di dalamnya. Jika dia bersikap seperti itu, ada dua kemungkinan. Pertama, dia berharap ada kemungkinan kembali menjalin cinta, atau kedua, dia menganggap masih ada ikatan yang spesial antara kalian berdua. Dia berharap, tali silaturahmi tidak putus karena hubungan asmara yang tidak berjalan baik.

4. Membicarakan Hal-hal Positif dari Hubungan Masa Lalu
Pernahkah mantan mengungkapkan penyesalannya karena putus dari kamu? Selama pembicaraan tidak mengarah pada hal-hal yang memojokkan atau menyalahkan, mungkin mantan masih menaruh hati pada kamu.

Jika dia mencoba membawa kamu kembali ke momen-momen indah saat kalian masih bersama, ada kemungkinan dia ingin melihat bagaimana reaksi kamu saat membicarakan hal tersebut. Apakah kamu masih peduli, tertarik membicarakannya atau malah bersikap cuek? Dengan melihat reaksinya, dia bisa memutuskan apakah akan melakukan 'pendekatan ulang' atau mundur.
00.25 | 0 komentar | Read More

Terpopuler

http://zonaexpos.blogspot.com/search/label/Foto%20Hot